Skip to main content

Wajah UN Masa Depan

Wajah UN Masa Depan

Wajah UN Masa Depan, img
Wajah UN Masa Depan. Salam Pendidikan! Ketemu lagi dengan Kutipan Berita, sebuah blog sederhana yang menyajikan informasi terkini. Pada kesempatan ini Kutipan Berita kembali hadir dengan  informasi terkini dari dunia pendidikan yaitu terkait "Wajah UN Masa Depan". Jika UN 2015 bukan lagi sebagai tolak ukur kelulusan siswa dan hanya sebagai pemetaan saja sebagaimana yang telah disampaikan oleh Mendikbud Anies Baswedan, lalu bagaimana UN di tahun depan dan masa mendatang. Perubahan-perubahan terkait Ujian Nasional dilakukan dengan harapan untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia. Ada juga wacana UN akan berbasis komputer sehingga tidak diperlukan lagi lembar jawaban, bahkan hal ini juga telah diterapkan di Bali. Bagaimana Wajah UN Masa Depan, berikut kami ketengahkan kutipannya sebagaimana hasil rapat kerja Komisi X DPR RI bersama Kemendikbud.






Wajah UN Masa Depan


Mulai tahun ini UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan. Pemanfaatan UN beralih menjadi alat pemetaan, dasar seleksi masuk perguruan tinggi dan pembinaan.

Selain konsep pemanfaatannya, pelaksanaan UN di masa depan juga akan mengalami perubahan. Dalam rapat kerja Komisi X DPR RI bersama Kemendikbud, Mendikbud Anies Baswedan menyampaikan rencana pemerintah memajukan pelaksanaan UN di awal semester pada tahun depan. Sebelumnya UN dilaksanakan di akhir semester terakhir kelas XII.

"Misalnya dilaksanakan di awal Februari, maka nilai akan keluar di akhir Februari," kata Anies dalam sidang yang digelar hingga malam di ruang rapat komisi X DPR, Selasa 27 Januari.

Hal ini diakuinya dapat memudahkan siswa yang harus mengulang sehingga remedial dapat dilakukan di akhir semester. Selain itu, siswa dan guru juga dapat mengetahui di komponen mana yang harus diperbaiki sebelumnya. Melalui metode ini, siswa dapat mengulang UN hingga meraih nilai yang baik.

"Siswa yang mau kuliah bisa mempersiapkan, begitu juga yang mengulang. Hal ini diusahakan untuk menghilangkan ketakutan siswa akan UN," ujarnya.

Lebih lanjut Anies juga mengemukakan keinginan pemerintah untuk melaksanakan ujian berbasis komputer. Namun hal ini masih merupakan rencana jangka panjang pemerintah.

"Tapi itu nanti. Fasilitas belum lengkap, guru dan siswa juga belum tentu siap," kata Anies.

Menurut Anies ujian berbasis komputer nantinya akan menghasilkan banyak keuntungan. Salah satunya ialah soal tidak akan hilang karena soal tidak pernah keluar.

"Bank soal tidak akan kehilangan soal, karena soal masih dalam sistem," imbuhnya.

Sumber :  http://news.okezone.com
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar