Skip to main content

Bila Suplemen Berlebih Pada Anak

Jangan Berlebihan Memberi Anak Suplemen!

Jangan Berlebihan Memberi Anak Suplemen, Bila Suplemen Berlebih Pada Anak, img
Bila Suplemen Berlebih Pada Anak. Selamat bertemu dengan Kutipan Berita, sebuah blog sederhana yang menyajikan informasi terkini. Pada kesempatan ini Kutipan Berita akan berbagi informasi seputar kesehatan yakni "Bila Suplemen Berlebih Pada Anak". Siapasih yang tidak ingin anaknya sehat?. Ya, sebagai orang tua sudah selayaknya memberikan yang terbaik bagi sang buah hati. Salah satunya dengan memberikan kebutuhan makanan bergizi yang diperlukan oleh tubuh. Makanan bergizi dan seimbang menjadi hal yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Untuk itu tidak jarang orang tua memberikan tambahan suplemen bagi anak. Seberapa banyak sebenarnya suplemen yang diperlukan oleh tubuh sang anak, padahal setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga tidak boleh sembarangan memberikan suplemen pada anak. Berikut penjelasan dr. Yoga Devaera, Sp.A (K) agar Jangan Berlebihan Memberi Anak Suplemen karena dapat menyebabkan hipervitaminosis atau kelebihan vitamin.




Jangan Berlebihan Memberi Anak Suplemen!


Suplemen makanan, baik itu dalam bentuk susu atau vitamin yang dikunyah, menjadi andalan orangtua agar anaknya mau makan makanan bergizi lengkap dan seimbang. Tetapi orangtua harus bijaksana karena suplemen yang berlebihan berdampak negatif bagi tubuh.

Setiap orang memliki kebutuhan yang berbeda, sehingga penggunaan suplemen harus benar-benar melihat indikasi apa yang dibutuhkan oleh tubuh. Menurut dr. Yoga Devaera, Sp.A (K),  jika tidak berhati-hati asupan suplemen yang berlebih justru akan menyebabkan kelebihan vitamin atau hipervitaminosis.

"Jadi kalau kurang akan bermasalah, lebih juga bermasalah," katanya dalam acara peluncuran "Momazing" bersama Scott's di Jakarta (17/3/15).

Yoga menjelaskan, jarang ditemukan adanya kasus kelebihan nutrisi dari satu jenis makanan karena pada umumnya setiap jenis makanan memiliki kandungan yang beragam. Dosis atau kandungan zat tertentu pada makanan tidak setinggi dengan yang terdapat dalam suplemen.

Tubuh kita juga memiliki mekanisme alamiah untuk mengatur penyerapan nutrisi agar seimbang dalam tubuh.

"Tubuh pada dasarnya mampu untuk mengatur saat kita mengalami kekurangan asupan nutrisi, karena di dalam tubuh terdapat suatu mekanisme yang mengatur agar nutrisi dari makanan bisa saling mengimbangi. Sementara, jika seseorang mengkonsumsi suplemen  dengan dosis yang lebih tinggi maka zat yang lain akan kalah," katanya.

Beberapa jenis vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin B kompleks dan C memang akan langsung dibuang oleh tubuh, tapi menurut Yoga kondisi ini justru bisa menambah beban kerja ginjal untuk mencerna.

Vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K akan ditimbun di dalam tubuh sehingga akan menyebabkan tubuh mengalami kelebihan vitamin, bahkan keracunan.

“Gejala yang timbul akibat kelebihan vitamin dapat berbeda-beda. Kasus yang paling banyak ditemui adalah kelebihan vitamin A yang menyebabkan rasa sakit kepala. Bahkan untuk kasus yang lebih serius, hipervitaminosis A dapat mengakibatkan tekanan di dalam otak meningkat sehingga mampu menimbulkan reaksi kejang atau muntah-muntah,” paparnya.

Untuk mendapatkan kecukupan gizi, lebih disarankan untuk mengkonsumsi beragam jenis makanan sehat secara bervariasi dengan komposisi yang lengkap dan seimbang.

Sumber :  http://health.kompas.com

Demikian informasi terkait Jangan Berlebihan Memberi Anak Suplemen, semoga bermanfaat.

Keywords :  Jangan Berlebihan Memberi Anak Suplemen, Bila Suplemen Berlebih Pada Anak
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar