Skip to main content

Bahaya Minuman Energi bagi Kesehatan

Hati-Hati! Ini Bahaya Minuman Energi bagi Kesehatan


Bahaya Minuman Energi bagi Kesehatan, img

Bahaya Minuman Energi bagi Kesehatan. Selamat bertemu dengan Kutipan Berita, sebuah blog sederhana yang menyajikan informasi terkini. Pada kesempatan ini Kutipan Berita kembali hadir dengan hasil study terbaru terkait "Bahaya Minuman Energi bagi Kesehatan". Bila anda termasuk penggemar minuman berenergi yang mengandung kafein tinggi, sebaiknya mulailah merubah kebiasaan anda tersebut. Karena sebuah study terbaru menunjukkan bahwa minuman berenergi dapat meningkatkan tekanan darah. Lebih bijaklah dalam merawat dan menjaga kesehatan anda. Berikut ini penjelasan lengkapnya Bahaya Minuman Energi bagi Kesehatan sebagaimana hasil studi yang dilakukan oleh Anna Svatikova.




Hati-Hati! Ini Bahaya Minuman Energi bagi Kesehatan


Anda kini harus lebih hati-hati saat mengonsumsi minuman energi. Pasalnya, minuman energi bisa merusak kesehatan. Sebuah studi baru menunjukkan, minuman energi bisa meningkatkan tekanan darah dan risiko serangan jantung pada anak muda.

Kebanyakan minuman energi mengandung kafein tinggi. Para peneliti menemukan, anak muda yang sehat yang tidak mengonsumsi kafein sering mengalami kenaikan tekanan darah setelah menenggak minuman energi.

“Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa minuman energi meningkatkan tekanan darah," kata penulis utama studi, Anna Svatikova, seperti dilansir laman Health Me Up, Rabu (1/4).

"Sekarang kami melihat bahwa bagi mereka yang tidak terbiasa mengonsumsi kafein, kekhawatiran mungkin lebih besar," tambah Svatikova.

Svatikova dkk melakukan penelitian terhadap 25 orang dewasa muda yang sehat dengan usia antara 19-40 tahun. Mereka bergantian diberi sekaleng minuman energi yang tersedia secara komersial.

Para peneliti kemudian mengukur perubahan denyut jantung dan tekanan darah.

Tekanan darah dan denyut jantung didokumentasikan sebelum dan setelah 30 menit usai peserta mengonsumsi minuman energi.

Statistik ini juga membandingkan antara konsumen yang jarang mengonsumsi kafein (orang-orang yang minum kurang dari 160 mg kafein per hari) dan mereka yang sering menyeruputnya.

Mereka yang mengonsumsi minuman energi mengalami kenaikan nyata dalam tekanan darah dibandingkan dengan peserta yang mengonsumsi plasebo. Para peneliti juga mencatat bahwa tekanan darah dan denyut jantung secara signifikan lebih tinggi pada partisipan yang tidak sering mengonsumsi banyak kafein.

"Konsumen harus berhati-hati ketika mengonsumsi minuman energi karena mereka dapat meningkatkan risiko kardiovaskular bahkan di antara orang-orang muda," tegas Svatikova

Sumber :  http://www.jpnn.com

Demikian informasi terbaru terkait  Bahaya Minuman Energi bagi Kesehatan, semoga bermanfaat.

Keywords :  Bahaya Minuman Energi bagi Kesehatan
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar